COVID-19 Picu RI Cetak Rekor 3 Bulan Rupiah Turun di Awal Pembukaan

Kurs Ruiah terhadap Dolar AS

RAKYAT.CO – Perdagangan pagi ini Senin (17/1) nilai tukar rupiah melemah menjelang rilis neraca perdagangan Desember 2021 oleh Badan Pusat Statistik (BPS).

Posisi Rupiah turun ke 24 poin atau 0,16 persen ke posisi Rp14.320 per dolar AS dibandingkan posisi pada penutupan perdagangan sebelumnya Rp14.296 per dolar AS.

Kurs referensi Jakarta Interbank Spot Dollar Rate (JISDOR) Bank Indonesia terakhir dipatok di angka Rp14.310. Analis Indonesia Commodity and Derivatives Exchange (ICDX) Nikolas Prasetia menyatakan, pelemahan rupiah terlihat masih melanjutkan koreksi pada sesi perdagangan akhir pekan lalu.

“Terlihat fokus dalam negeri cukup penting, terutama saat weekend kemarin kasus pertambahan COVID-19 tembus rekor tertinggi dalam tiga bulan, pada Ahad kemarin dari total kasus nasional, sekitar 90 persennya itu berasal dari Jakarta,” ungkap Nikolas.

Kekhawatiran dari sisi lokal tersebut, membuat rupiah pagi ini bergerak melemah. Juga, ia menyarankan investor perlu mewaspadai perdagangan dolar AS yang bisa sedikit minim pada hari ini.

Neraca perdagangan Desember 2021 akan diumumkan hari ini, ekonom memperkirakan akan terjadi sedikit penurunan.

“Sebelumnya, jika dilihat dari tren hal itu terjadi karena adanya kenaikan impor yang artinya kembali naiknya sentimen masyarakat,” pungkas Nikolas.[/3]

Open chat
1
Butuh bantuan?
Rakyat
Halo! Apa yang bisa kami bantu, Kak?