UU Ugal-ugalan, Busyro: Rakyat Dijadikan Sapi Perah Oligarki

Busyro Muqoddas

RAKYAT.CO – Saat ini, rakyat seakan dijadikan sapi perah oleh kalangan oligarki dalam siklus Pemilu dan Pilkada.

Hal itu disampaikan oleh Mantan Ketua Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK), Busyro Muqoddas bahwa banyak kebijakan yang dihasilkan tidak menggubris pendapat rakyat. Sedangkan, para pembuat kebijakan dahulu dipilih oleh rakyat.

“Jadi, rakyat diposisikan sebagai sapi perah oligarki dalam siklus Pemilu-Kada. Juga merupakan fakta durhaka berlapis dalam Bahasa Arabnya durhaka murokab terhadap rakyat dan pengingkaran terhadap Pancasila dan UUD 1945,” ujar Busyro Muqoddas dalam sebuah agenda yang disiarkan lewat kanal Youtube Law Faculty Mulawarman University dikutip, Rabu (2/2/2022).

Setidaknya, kata Busyro, ada lima undang-undang (UU) yang dibentuk dengan ugal-ugalan, seperti UU tentang Mineral dan Batu Bara (Minerba), revisi UU Mahkamah Konstitusi (MK), UU Omnibus Law atau Cipta Kerja, revisi UU KPK dan terbaru UU menyangkut Ibu Kota Negara (IKN).

“Jelas dilakukan dengan cara menggambarkan maaf cara ugal-ugalan. Sering saya sebut itu brutalisme politik. Ditambah dengan UU IKN yang sangat cepat pembahasannya, itu apalah kesimpulannya kalau bukan tandus adab demokrasi,” katanya.

Menurut Ketua PP Muhammadiyah Bidang Hukum dan HAM itu bahwa ambisi kekuasaan itu justru dilegalkan oleh DPR koalisi pemerintah. Dalam pandangan Busyro, hal itu sebuah ironi yang amat menyayat hati. “IKN merupakan ambisi politik pencitraan yang sangat overdosis,” pungkasnya.[/1]

Open chat
1
Butuh bantuan?
Rakyat
Halo! Apa yang bisa kami bantu, Kak?