RAKYAT.CO – Sejumlah jenis minuman diketahui dapat meningkatkan risiko penyakit asam urat. Kondisi yang ditandai tingginya kadar asam urat dalam darah ini bisa menimbulkan nyeri hebat dan peradangan akibat penumpukan kristal di persendian.
Mengutip Only My Health, penyakit asam urat kerap dipicu pola makan dan minuman tinggi purin, senyawa yang banyak terdapat pada produk berprotein tinggi. Pria tercatat tiga kali lebih berisiko mengalami asam urat dibandingkan wanita, terutama di atas usia 40 tahun. Pada wanita, risiko meningkat setelah menopause akibat penurunan kadar estrogen.
Selain makanan, sejumlah minuman juga berpotensi memicu kenaikan kadar asam urat. Berikut empat minuman yang perlu dihindari, seperti dilansir Everyday Health.
1. Bir
Bir menjadi salah satu minuman yang paling memengaruhi peningkatan asam urat. Alkohol dapat mengganggu fungsi ginjal dalam membuang asam urat, sementara bir mengandung purin paling tinggi di antara minuman beralkohol lainnya. Studi menunjukkan, pria yang mengonsumsi satu gelas bir setiap hari memiliki risiko 50 persen lebih tinggi terkena asam urat.
2. Minuman kemasan manis
Minuman manis kemasan mengandung fruktosa dalam jumlah tinggi. Fruktosa diproses tubuh menjadi purin, sehingga meningkatkan risiko asam urat. Sebuah penelitian menemukan, pria yang minum dua atau lebih porsi minuman manis setiap hari memiliki risiko 85 persen lebih tinggi mengalami asam urat dibandingkan mereka yang jarang mengonsumsinya.
3. Jus jeruk
Meski sering dianggap sehat, jus jeruk memiliki kandungan fruktosa yang setara dengan minuman manis lainnya. Penelitian menunjukkan konsumsi jus jeruk dapat meningkatkan risiko asam urat. Pakar menyarankan memilih jus murni tanpa tambahan pemanis, atau menggunakan madu sebagai alternatif jika ingin menambah rasa.
4. Minuman berenergi
Sejumlah studi mengaitkan konsumsi minuman berenergi dengan peningkatan kadar asam urat. Banyak minuman berenergi mengandung gula tinggi, termasuk fruktosa, yang dapat memicu kenaikan kadar asam urat dalam tubuh.
Para ahli mengingatkan masyarakat untuk lebih selektif dalam memilih minuman demi mencegah risiko asam urat. Mengurangi konsumsi minuman tinggi fruktosa dan alkohol turut membantu menjaga kadar asam urat tetap stabil.[/5]




