Parsindo Gelar Rakernas Dorong Percepatan Penyediaan Rumah Subsidi Berkelanjutan

Ketua Umum DPP Parsindo N. Lucky Kessek.

Jakarta – Perkumpulan Pengembang Realestat Indonesia (Parsindo) menggelar Rapat Kerja Nasional (Rakernas) 2026 pada Kamis 30 Oktober 2026 di Jakarta, untuk memperkuat sinergi antara pengembang dan pemerintah dalam mempercepat penyediaan rumah subsidi serta mendorong pembangunan kawasan perumahan yang berkelanjutan.

Mengusung tema “Bersinergi, Berinovasi, Membangun Realestat Indonesia yang Berkelanjutan”. “Rakernas ini menjadi forum interaksi antara pengembang dan pemangku kebijakan untuk membahas berbagai tantangan dalam pembangunan perumahan, khususnya rumah subsidi, ” ujar Ketua Umum DPP Parsindo N. Lucky Kessek.

Kegiatan tersebut diikuti perwakilan dari 20 provinsi dan dirangkaikan dengan agenda pengukuhan Dewan Pimpinan Daerah (DPD) tingkat provinsi. Rakernas juga melibatkan tiga mitra, yakni Kementerian Perumahan dan Kawasan Permukiman (PKP), Badan Pengelola Tabungan Perumahan Rakyat (BP Tapera), serta Himpunan Bank Milik Negara (Himbara).

Penyelenggaraan Rakernas dilatarbelakangi berbagai persoalan yang dihadapi anggota Parsindo dalam mengembangkan kawasan rumah subsidi. Melalui forum ini, para pengembang diharapkan dapat berinteraksi langsung dengan pemerintah untuk mencari solusi sekaligus menyesuaikan strategi pembangunan dengan dinamika regional dan global.

Rakernas 2026 juga menargetkan penguatan pola pembangunan perumahan berkelanjutan yang sejalan dengan agenda pemerintah dalam mendukung pencapaian Sustainable Development Goals (SDGs). “Beberapa tujuan yang menjadi perhatian meliputi SDG 11 tentang Kota dan Komunitas yang Berkelanjutan, SDG 1 tentang Tanpa Kemiskinan, SDG 6 tentang Air Bersih dan Sanitasi Layak, serta SDG 3 tentang Kehidupan Sehat dan Sejahtera, “katanya.

Selain membahas kebijakan dan arah pembangunan, Rakernas kali ini menghadirkan agenda lokakarya atau workshop untuk membantu menyelesaikan kendala teknis yang dihadapi pengembang dalam menggunakan sistem Sistem Informasi Registrasi Pengembang (SIRENG) dan Sistem Informasi Kumpulan Pengembang (SIKUMBANG).

Melalui lokakarya tersebut, peserta dapat berkonsultasi langsung dengan operator terkait untuk memperoleh penjelasan dan solusi atas permasalahan yang muncul dalam penggunaan kedua sistem tersebut.

Peserta juga mendapatkan pengarahan mengenai mekanisme pemanfaatan Kredit Program Perumahan (KPP) langsung dari sumber terkait. Dengan demikian, pengembang diharapkan memperoleh informasi yang akurat sekaligus pemahaman praktis mengenai penerapan program tersebut.

Penyelenggara berharap Rakernas Parsindo 2026 tidak hanya menjadi forum koordinasi, tetapi juga menghasilkan solusi konkret bagi berbagai persoalan pengembangan perumahan. “Sinergi antara pemerintah, lembaga pembiayaan, dan pengembang dinilai penting untuk mengoptimalkan percepatan penyediaan rumah subsidi sekaligus memastikan pembangunan kawasan perumahan berlangsung secara berkelanjutan,”pungkasnya.[*]